S&P Prediksi Defisit APBN 2026 Terjaga di Bawah 3 Persen PDB
S&P Global Ratings memproyeksikan defisit APBN 2026 tetap di bawah 3 persen PDB meski beban subsidi energi melonjak.
Read the full articleYou might also wanna read

S&P Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen pada 2026
S&P Global Ratings memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1% pada 2026 dan mempertahankan peringkat kredit BBB dengan prospek stabil.

S&P Global Ratings Proyeksikan Utang Pemerintah Indonesia Meningkat
S&P Global Ratings memproyeksikan utang pemerintah Indonesia meningkat rata-rata 2,9 persen dari PDB per tahun selama periode 2026-2029.
S&P Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 hanya 5,1 Persen
Ketidakpastian global dan kenaikan suku bunga menahan pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Defisit Fiskal APBN 2026 Diproyeksikan Melebar Jadi Rp734 Triliun
Defisit APBN 2026 diprakirakan membengkak hingga Rp734,3 triliun atau 2,85 persen PDB akibat lonjakan belanja negara.

S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia, IHSG Langsung Melonjak
Lembaga S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil, memicu lonjakan IHSG sebesar 1,92 p

S&P Pertahankan Peringkat Utang Indonesia BBB dengan Outlook Stabil
Lembaga pemeringkat S&P mengafirmasi sovereign credit rating Indonesia pada peringkat BBB dengan outlook stabil pada 13 Juli 2026.

Comments
Sign in to join the conversation.
No comments yet. Be the first.