Defisit APBN Semester I Mampu Menjaga Stabilitas Rupiah
Defisit APBN sebesar 0,76 persen PDB pada semester I 2026 dinilai menjaga kondisi fiskal Indonesia tetapi belum cukup menopang stabilitas rupiah.
Read the full articleYou might also wanna read

Defisit Fiskal APBN 2026 Diproyeksikan Melebar Jadi Rp734 Triliun
Defisit APBN 2026 diprakirakan membengkak hingga Rp734,3 triliun atau 2,85 persen PDB akibat lonjakan belanja negara.

Kemenkeu Prediksi Defisit APBN 2026 Membengkak Jadi Rp 734 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit APBN 2026 melonjak hingga Rp 734,3 triliun karena belanja negara melampaui pend

Bea Cukai Sumbagbar Sita 36 Juta Batang Rokok Ilegal
Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat menyita 36,70 juta batang rokok ilegal senilai miliaran rupiah sepanjang Semester I 2026.
Kospi: Putusan Uji Materi UU APBN soal Dana MBG Bakal Dibacakan Juli
Daniel berharap perkara ini dapat segera diputuskan seiring dengan pembahasan RAPBN 2027 yang sudah mulai bergulir.

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun
Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II-2026 demi menjaga daya beli dan target pertumbuhan APBN 2027

Prabowo Teken PP 30/2026 Atur Tarif PNBP Kementerian Hukum Terbaru
Presiden Prabowo Subianto menetapkan tarif baru PNBP Kementerian Hukum yang berlaku mulai 1 Agustus 2026 bagi perusahaan persekutuan modal.

Comments
Sign in to join the conversation.
No comments yet. Be the first.