Bursa Asia Bergerak Variatif Mayoritas Melemah Tertekan Wall Street
Pasar saham Asia mencatat pergerakan bervariasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan pagi akibat sentimen negatif dari Wall Street.
Read the full articleYou might also wanna read

Bursa Saham Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Sektor Semikonduktor
Indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat tajam dipimpin saham semikonduktor menyusul rilis data inflasi AS periode Juni 2026 yang lebih rendah dari

Bursa Saham Asia Tertekan Imbas Kejatuhan Sektor Teknologi Amerika Serikat
Indeks saham Asia melemah dipicu anjloknya saham semikonduktor Amerika Serikat yang memperparah kekhawatiran valuasi sektor kecerdasan buata

Wall Street Ditutup Menguat Berkat Reli Saham Big Tech
Indeks saham Wall Street ditutup menguat ditopang oleh reli saham Big Tech seiring meredanya tekanan inflasi di Amerika Serikat.

Aksi Jual Saham Teknologi Seret Wall Street ke Zona Merah
Wall Street ditutup melemah akibat aksi jual massal saham semikonduktor dan raksasa teknologi, meski laporan keuangan emiten solid.

Aksi Jual Saham Chip Tekan Wall Street 17 Juli 2026
Bursa saham Wall Street tertekan akibat koreksi saham chip, ketegangan geopolitik AS-Iran, dan dinamika ekspektasi suku bunga Federal Reserv
S&P Dow Jones Masukkan RI ke Watchlist Reklasifikasi Pasar
S&P DJI terus memantau perkembangan transparansi kepemilikan saham Indonesia serta panduan yang diterbitkan BEI untuk mengatasi masalah itu.

Comments
Sign in to join the conversation.
No comments yet. Be the first.